Budi's posts with tag: bewara

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag bewara
Blog EntryTahun 2008 Berisi Tiga Tahun HijriahMar 30, '08 2:40 AM
for everyone
Tahun 2008 akan berisi berturut-turut tiga tahun hijriyah, yakni tahun 1428, 1429, dan 1430 H, kata pakar ilmu falak Arab asal Kuwait seperti dilaporkan hari Kamis.

"Hari-hari terakhir 1428 H bertepatan dengan awal tahun 2008, sedangkan tahun 1429 H secara utuh berada dalam tahun 2008, kemudian tahun 1430 H dimulai pada ujung 2008," kata pakar tersebut seperti dilansir harian "Al-Riyadh".

Lebih jelasnya, tanggal 9 Januari 2008 adalah akhir tahun 1428 H, sedangkan 10 Januari 2008 adalah awal tahun 1429 H, sementara 29 Desember 2008 adalah awal tahun 1430 H.

Menurut dia, itu bisa terjadi, karena setahun kalender hijriyah, yang menggunakan hitungan tata edar bulan, adalah 354 hari atau lebih, sedangkan tahun masehi 365 hari peredaran matahari atau terdapat perbedaan 11 hari dalam setahun.

"Setiap 32 tahun masehi sama dengan 33 tahun hijrah, sehingga keadaan itu dapat berlangsung tiga kali dalam setiap 100 tahun," katanya dengan menjelaskan dalil dari Al-Quran dalam surat Al-Kahfi.

Dalil tersebut adalah "Mereka (para pemuda itu) berdiam di dalam gua selama 300 tahun lebih sembilan tahun. Katakanlah (hai Muhammad), Allah lebih mengetahui lama mereka berdiam di gua, karena Dia mengetahui hal gaib di langit dan bumi".

"Dari ayat tersebut, jelas bahwa yang dimaksud 300 tahun dan lebih 9 tahun adalah 300 tahun perhitungan peredaran matahari atau 309 tahun peredaran bulan," katanya.

ReviewReviewReviewReviewReviewGoogle - Yahoo! ..... OpenSocialMar 29, '08 3:06 PM
for everyone
Category:Other
Yahoo Inc, said gathered in the platform social OpenSocial with the rival, Google Inc. The collaboration of this giant it seems had the potential to threaten the Facebook popularity.
The site OpenSocial was initiated by The OpenSocial Foundation, an organisation of the business that developed the service photograph-sharing was based on the site social web in the neutral position, although Yahoo and Google were combined inside.
This collaboration in a manner indirectly gave special competitiveness against the biggest social web site in the world, Facebook, because not only Yahoo and Google gathered inside OpenSocial, but also was followed several social web sites like MySpace, Friendster, hi5, LinkedIn, Ning, Orkut, and Bebo.
In some blog that was launched PCWorld, on Thursday (26/3/2008), Vice President Yahoo Wade Chambers said that Yahoo gathered with OpenSocial because of being planned to make OpenSocial as one of the applications in the future.
At this time, OpenSocial still in the development phase.
His plan OpenSocial can be used this coming July 1.

Blog EntryNasi Goreng Rasa SingkongMar 27, '08 1:15 PM
for everyone

Bandung - Keseimbangan gaya hidup termasuk pola makanan yang tepat cukup penting diperhatikan untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Mengganti menu sehari-hari dengan menu pengganti yang lebih baik bisa menjadi salah satu alternaif. Misalnya, untuk yang sedang berdiet, bisa mengganti menu nasi dengan menu singkong.

Dibandingkan nasi, singkong memiliki glukosa lebih rendah. Dengan glukosa lebih rendah, akan memperkecil kemungkinan meningkatnya berat badan. Satu menu baru olahan singkong yang mungkin terdengar aneh di telinga, singkong parut goreng.

"Saya memilih singkong, karena pernah melihat dalam satu tayangan televisi kalau singkong bisa menjadi menu diet pengganti nasi," jelas Koki singkong Parut Goreng, Ali Guntur Sofyan.

Ali yang sebelumnya memang menjual nasi goreng ini menerapkan pengolahan singkong tersebut layaknya memasak nasi goreng. Menu ini tak beda jauh dengan nasi goreng, hanya saja menu nasi diganti dengan singkong.

Singkong dikukus terlebih dahulu kemudian diparut sampai seperti berbentuk lembaran-lembaran berukuran sekitar 2 sentimeter. Singkong dicampur dengan bumbu-bumbu, kecap, sosis, baso, dan telur. Warna agak kecoklatan, kuningnya orak arik telur, sembulan merah sosis berikut taburan bawang goreng, membuat tak sabar untuk mencicipi.

Walaupun ketika mencicipi, bisa jadi, rasanya akan terasa asing di lidah. Nasi goreng dengan rasa singkong, mungkin itu yang langsung tercetus di dalam benak.

Berani mencoba! Silahkan datang ke Pujasera serba lima ribu, Jl Lombok No.9. Semua harga di tempat ini seharga lima ribu, termasuk singkong parut goreng yang bisa jadi akan membuat penasaran.


Blog EntrySerba Lima Ribu, Makan Pun Tak RaguMar 17, '08 2:20 PM
for everyone

Untuk sebagian masyarakat dengan isi kantong pas-pasan, mungkin seringkali dihinggapi ragu ketika akan memasuki tempat makan yang belum diketahui secara pasti berapa harga per menunya. Lain halnya jika harga makanan sudah bisa terukur dengan isi kantong berikut terjangkau pula. Kaki pun akan lebih mantap untuk datang ke tempat itu.

Serbu saja Kedai Rumah atau Kemah, pujasera yang terletak di Jl Lombok No 9, berada di depan Graha Manggala Siliwangi yang baru dibuka 28 Februari lalu. Semua menu yang tersedia memiliki harga flat serba lima ribu. Kok bisa? Pertanyaan itu mungkin yang muncul di dalam benak.

Pengelola Kedai Rumah, Resa Kusuma Letari atau yang lebih akrab disapa Eca menuturkan konsep serba lima ribu sendiri sengaja dibuat untuk menghilangkan keragu-raguan calon pembeli yang ingin bersantap. Tak perlu memikirkan berapa uang yang harus dibayar nantinya. "Toh sudah bisa mengukur dengan keuangan yang dimiliki," tutur Echa.

Konsep yang ditawarkan Kedai Rumah sendiri adalah konsep rumah. Koki-koki yang dihadirkan pun adalah ibu-ibu rumah tangga yang memang biasa mengolah makanan untuk keluarga di rumah. "Ibu-ibu rumah tangga itu kan lebih memperhatikan kualitas makanannya, tutur Eca.

Layaknya pujasera, tempat ini merupakan kumpulan 14 pedagang dengan menu yang berbeda-beda. "Jenis makanan tidak ada yang sama, supaya pembeli bisa lebih banyak pilihan," jelas Eca.

Dari mulai aneka nasi, nasi timbel, nasi liwet, nasi rames dan nasi bakar, kupat tahu Cianjur, rujak ulek, pencok edun yang pedasmya memang edun, lotek, roti bakar, gule, sop, aneka soto, aneka mie, baso tahu, batagor sampai D'Crepes. Untuk minuman, aneka jus, kopi, sop buah, bandrek, bajigur atau minuman botol yang bisa didapatkan dua botol dengan harga Rp 
5 ribu.

Makanan unik yang mungkin belum pernah anda coba, bahkan mungkin belum pernah anda dengar sebelumnya adalah singkong parut goreng. Dari nama menunya saja sudah membaut penasaran untuk mencicipi. Tidak jauh berbeda dengan memasak nasi goreng, bedanya yang digoreng bukan nasi tapi singkong parut.

Sebelum memesan, terlebih dahulu membeli kupon makanan dengan harga Rp 5 ribu per kuponnya. Setelah itu baru bisa memesan menu yang diinginkan. Dengan bayaknya pilihan menu tersebut mungkin akan sedikit membuat pembeli kebingungan.

Tempat ini dibagi beberapa bagian. Di bagian depan, tepatnya di pekarangan rumah, berkumpul pedagang roti bakar, mie rebus, baso, gado-gado dan lain-lain. Memasuki bagian dalam rumah, di ruang tengah. Deretan kursi layaknya rumah makan tertata dengan rapih. Sebuah televisi besar dengan fasilitas karaoke berdiri di sudut ruangan. Namun, fasilitas karaoke ini tidak bisa didapatkan dengan cuma-cuma. Terlebih dahulu harus membeli kupon seharga Rp 5 ribu untuk dua kali kesempatan bernyanyi.

Ternyata tak hanya sampai di sana. Sebuah ruangan lain di taman belakang dipersiapkan untuk yang ingin bersantap dalam suasana yang lebih santai dan sejuk. Empat tempat lesehan disediakan berdampingan dengan hamparan rumput hijau. Bagian ini, ada beberapa pedagang, seperti soto, mie kocok dan lain-lain.

Selain tempat lesehan tersedia juga ruang VIP, untuk yang menginginkan ruang yang lebih privasi untuk pertemuan dengan kapasitas ruangan 20-50 orang. Sedangkan kapasitas Kedai Rumah sendiri adalah 250 orang. Dengan kapasitas ini mungkin bisa jadi pilihan untuk merayakan hari istimewa anda. Tersedia paket-paket menarik dan murah meriah untuk acara-acara istimewa tersebut, bisa makan di tempat atau di bawa pulang. "Jika biasanya orang memesan paket-paket makanan fast food, maka disini kami ingin lebih mengindonesiakan," jelas Eca.

Kedai Rumah buka buka setiap hari dari pukul 08.00-22.00 WIB. "Terkecuali untuk hari-hari tertentu, bisa keluar dari jadwal itu," ujar Eca.Untuk memeriahkan suasana, Kedai Rumah akan menjadwalkan even-even menarik termasuk pertunjukan band akustik setiap malam minggu. Hanya dengan tiket Rp 15 ribu, pengunjung sudah bisa mendapatkan dua kupon makanan. Dalam waktu dekat, ujar Eca, Kedai Rumah akan menyediakan fasilitas hotspot.

Tempat ini dilalui angkot jurusan Kalapa-Aceh-Cicaheum dan St. Hall-Sadang Serang. Bisa pula jurusan Antapani-Ciroyom, tapi harus berjalan beberapa meter terlebih dahulu. Hayu atuh ke Bandung!! (Detikcom)


Target pemerintah untuk menjadikan Bandung Kota wisata sepertinya disambut hangat oleh warga bandung, tak terkecuali pengusaha. Para pengusaha Bandung untuk berlomba-lomba membuka tempat hang out untuk menarik wisatawan baik lokal maupun domestik.

Keinginan untuk membuat sebuah tempat hang out di Bandung Selatan yang menjadi ide awal dibukanya tempat wisata belanja baru, Kukuruyuk Weekend Market.

"Bandung Utara kan sudah banyak, kini giliran Bandung Selatan," tutur general manager Kukuruyuk Weekend Market, Mulia.

Kukuruyuk, nama yang unik hingga ketika mendengarnya mungkin akan langsung menarik anda untuk datang. Berada di kawasan komplek Mekar Wangi, Kukuruyuk Weekend Market didirikan di atas tanah seluar 2,5 hektar.

Jika bosan dengan suasana mall, Kukuruyuk akan memberikan nuansa yang berbeda. Suasana open airnya berikut penataan yang lebih cenderung tradisional, akan membawa pada atmosfer belanja yang tak biasa.

Ketika memasuki area ini, di sisi kiri anda akan langsung di sambut oleh permainan balonku di sayap kiri. Masuk lebih dalam sebuah rangkaian bambu yang mirip instalasi bambu berdiri. Jika dialirkan air melalui alat-alat yang terpasang di beberapa titik bambu, akan menghasilkan suara musik. Bangunan ini dinamakan alun-alun bambu.

Sebanyak 200 stand berderet secara berkelompok sesuai dengan jenis dagangannya. Sebut saja art & craft, fesyen, aksesoris, furniture, permainan anak-anak dan lain-lain.

Pengisi stand mayoritas dari kelompok Usaha Kecil dan Menengah (KUKM). Pemilihan pengisi stand pun cukup selektif, selain harus unik juga harga yang relatif terjangkau.

Untuk kuliner, disediakan area food court terpisah yang luas. Menyediakan sekitar 60 pilihan stand yang menyediakan makanan nasinal dan internasional.

Sarana rekreasi untuk anak-anak, seperti area berkuda, balonku, flying fox 80 meter, tapolin modern dan lain-lain.

Untuk yang tradisional, permainan rakyat dari Komunitas HONG akan akan mengajak anda pada masa kecil dulu. Display permainan rakyat berikut workshopnya akan memberikan menjadi pengisi waktu yang cukup menyenangkan.

Setiap akhir pekan, terselip acara untuk memeriahkan suasana market. Untuk Minggu ini misalnya, aeroshow layang-layang cukup membuat para pengunjung terpukau.

Acara lain, nyanyian dari anak-anak jalanan asuhan almarhum Harry Rusli yang akan berkeliling dari stand ke stand. Selain itu, anak jalanan tersebut akan memberikan demo pembuatan kertas daur ulang kepada pengunjung.

Karena konsep Kukuruyuk tradisional, maka musik-musik yang dihadirkan pun bernuansa tradisional seperti musik dari bali, angklung, Kecapi dan lain-lain.

Tempat yang baru dibuka 22 Februari ini memiliki lokasi yang strategis. Terletak dalam kompleks Istana Mekar Wangi, dengan akses masuk dari Jl. Mochamad Toha (keluar di Tol M. Toha), Jl. Soekarno Hatta? atau Jl. Cibaduyut.


Blog EntryTempe Malang dari Bandung Mar 17, '08 1:41 PM
for everyone

Jalan-jalan ke Bandung tidak lengkap jika tidak membawa buah tangan tempe khas Bandung. Di antara tempe khas Bandung, terdapat tempe yang punya ciri khas sendiri, tempe Malang namanya.

Meski menggunakan nama Malang, tempe ini merupakan oleh-oleh khas Bandung. Sindang Laris, satu-satunya distributor tempe Malang di Bandung. Perbedaan tempe ini terletak pada pengolahannya. Sebelum dimasak, kulita atau ari-ari tempe benar-benar dibersihkan. Berbeda dengan tempe lain, yang ketika dimasak masih tersisa kulit atau ari-ari.

Pemilik Sindang Laris, Dedih Sutardi mengemukakan perbedaan itu sangat mempengaruhi rasa dan kualitas tempe. Jika tempe lain kualitasnya tahan 15 hari, di sini bisa bertahan hingga satu setengah bulan.

Selain tempe, oleh-oleh lain yang menjadi andalan adalah oncom. Keduanya merupakan salah satu dari seratusan jenis oleh-oleh yang tersedia di  Sindang Laris. Beberapa jenis yang merupakan buatan sendiri adalah sale pisang, kentang dan lain-lain. Sementara jenis oleh-oleh lain merupakan barang titipan dari produsen lain.

"Sebelum diterima untuk dititip di sini juga, kami seleksi rasa dan kualitasnya," tutur Dedih.

Harga tempe di sini ditawarkan Rp 24 ribu per kilogram, sementara untuk oncom seharga Rp 26 ribu per kilogram. "Memang harganya sedikit lebih mahal dari yang lain, tapi kualitas juga lebih dari yang lain," jelas Dedih.

Kios Sindang Laris ini dapat ditemui di Jalan Ahmad Yani, di bagian depan dekat pintu masuk Pasar Kosambi, mulai pukul 06.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Selamat berburu oleh-oleh! (Detikcom)


Blog EntryBisnis BebekMar 17, '08 1:04 PM
for everyone
Beternak bebek petelur maupun bebek potong ternyata bisa menjadi alternatif bisnis yang sangat menjanjikan. Ini yang dilakoni Sutrisno. Ia bersama sang sepupu, Nanda Ismail membudidayakan bebek petelur yang berjumlah lebih dari 1.000 ekor di dekat rumah, Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Mereka memanfaatkan sawah pascapanen yang banyak tersebar di Karawang.

Dalam beternak bebek, Nanda dibantu lima penggembala atau pengangon bebek. Tiap pengangon rata-rata bertanggung jawab atas 300 ekor bebek. Biasanya, bebek tersebut dilepas mencari pakan dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Tengkulak datang membeli telur-telur yang ditetaskan dengan harga Rp 700 per butir sekitar pukul 07.00 WIB. Wahyu, salah seorang pengangon mengatakan, telur yang dihasilkan dalam sehari cukup banyak. "Minimnya 200 butir sedangkan maksimal 250 butir," kata Wahyu.

Keberhasilan berbisnis bebek juga dirasakan Ati atau akrab disapa Mak Isa. Bedanya, ia bukan beternak bebek petelur melainkan bebek potong sekaligus mengelola usaha kuliner bebek. Di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, berdiri warung bebek goreng milik Mak Isa yang terkenal dengan bumbu hitamnya.

Mak Isa mengaku berbisnis bebek goreng sejak 1981 dengan modal awal cuma Rp 50 ribu. Lima tahun berselang, bisnis Mak Isa berkembang pesat. Dia pun membangun cabang lain di kawasan Pasar Burung Pramuka, Klender, serta Buaran. "Alhamdulillah, saya sudah punya langganan sampai ratusan," tutur Mak Isa.

Nasi Bebek Mak Isa
Jalan Raya Bekasi Timur
Klender, Jakarta Timur
Cipinang Kebembem, Jakarta Timur
Pangkalan Bemo Buaran Indah, Jakarta Timur
Pasar Burung Pramuka, Jakarta Timur
Ati/Mak Isa : 0813 11513935


Blog EntryOmzet Puluhan Juta Rupiah Dari RumahMar 17, '08 12:58 PM
for everyone
Siapa sangka kegiatan yang sekadar untuk mengisi waktu luang bisa berbuah pada kesuksesan sebagai seorang pengusaha. Tengok saja Lista, seorang ibu rumah tangga di Bogor, Jawa Barat, yang berhasil menciptakan produk lampu hias unik yang diperuntukkan bagi anak-anak.

Beragam bentuk lampu dihasilkannya antara lain bunga, binatang, dan banyak bentuk lain yang disukai anak-anak. Ia juga rajin mengikuti perkembangan tren tokoh-tokoh kartun melalui televisi, media cetak, maupun browsing di internet. "Ternyata produk untuk anak-anak yang berwarna-warni lebih diterima pasar. Itu merangsang saraf motorik anak juga dengan warna-warna yang nge-jreng, yang beragam," tutur Lista.

Dalam menjalankan usahanya, Sarjana Kehutanan Institut Pertanian Bogor ini dibantu dua pegawai tetap dan puluhan lainnya direkrut dari masyarakat sekitar rumah Lista di Bogor. Mereka mampu memproduksi sekitar 500 buah lampu hias setiap bulannya dengan tawaran harga bervariasi mulai Rp 20 ribu hingga Rp 225 ribu.

Usaha bermodal awal sekitar Rp 10 juta ini sekarang telah menghasilkan omzet Rp 15 juta sampai Rp 20 juta setiap bulan. Tentu hal ini tidak terlepas dari strategi pemasaran yang diterapkan Lista. Ibu dua anak ini sering mengikuti berbagai pameran kerajinan berskala nasional. Produk yang dijualnya pun cukup laris hingga tidak jarang menerima pesanan dari berbagai daerah di Tanah Air seperti Naggroe Aceh Darussalam, Riau, dan Kalimantan.

Namun Lista masih menemui kendala dalam menjalankan bisnis ini. Volume produk yang besar membuat biaya pengiriman menjadi mahal. Karena itu, Lista tengah merencanakan untuk mengkreasikan produknya dengan bentuk yang dapat dirakit. Untuk itu ia telah berkonsultasi dengan instansi pemerintah terkait guna memberikan solusi dalam menghasilkan produk sesuai keinginannya. (Liputan6.com)


Blog EntryD I S T R OFeb 2, '08 7:51 AM
for everyone

Distribution Outlet -  Bermula dari kreatifitas dan idealisme yang kembangkan ke produksi barang- barang yang unik, yang diawali dari kebutuhan komunitas tertentu. kini perkembangan DIstribution Outet atau yang dikenal "Distro", semakin lama semakin meluas bahkan sudah tidak asing dimata kita meskipun dipelosok daerah sekalipun. umumnya distro diawali dari home industri yang bersifat independent, namun lama kelamaan peluang bisnis dari Industri ini berkembang menjadi bermacam-macam variasi produk dan meluas dari kios ke kios. tak sedikit yang mencoba untuk bermain diIndustri ini, dikarenakan ongkos produksinya yang mungkin tidak terlalu besar dan pangsa pasar yang menarik, tak sedikit pula investor yang melirik ke industri ini. Banyak yang berhasil tapi tentunya ada juga yang tenggelam, 2003-2007 bermacam distro baru bermunculan bak kacang goreng sampai-sampai bisnis ini diramalkan hanya trend semata yang akan berlalu dan tidak sanggup bertahan ditahun-tahun mendatang. banyak yang cuma coba-coba dari iseng tapi banyak pula yang serius menjalankan industri ini. ide-ide dan karya dari hasil kreatifitas yang dapat menarik dengan kualitas yang bagus tentu saja tidak menggoyahkan keberlangsungan distro, yang pasti diimbangi dengan management yang baik pula.

Tapi sepertinya hari-hari ini yang distro udah mulai booming di mana-mana, fungsi aslinya sebagai penyalur barang local menjadi teralihkan menjadi BUTIK! Bisa dibayangkan kalo distro sudah menyerupai butik tentu saja harganya juga kisaran butik pula, untuk seekor kaos oblong dengan ukuran yang tidak manusiawi - karena kadang2 banyak diambil dari luar negri, harganya berkisar antara 45-65rb rupiah. Jaket dengan design biasa aja dan bahan biasa aja dengan berkisar antara 125-140rb. Sepotong t-shirt beli di Matahari paling cuman 10rb, kelebihannya kalo gue beli di distro sekitar 35rb bisa dibuat yang laen.

Seharusnya, Distro clothing dibuat hanya terbatas dan murah bukan berarti terbatas dan mahal. Sama aja kalo kita bikin jaket klub atow kemeja seragam yang terbatas tapi dari disain yang beda orang yang liat pasti pengen punya.


 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help