Bandung - Keseimbangan gaya hidup termasuk pola makanan yang tepat cukup penting diperhatikan untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Mengganti menu sehari-hari dengan menu pengganti yang lebih baik bisa menjadi salah satu alternaif. Misalnya, untuk yang sedang berdiet, bisa mengganti menu nasi dengan menu singkong.
Dibandingkan nasi, singkong memiliki glukosa lebih rendah. Dengan glukosa lebih rendah, akan memperkecil kemungkinan meningkatnya berat badan. Satu menu baru olahan singkong yang mungkin terdengar aneh di telinga, singkong parut goreng.
"Saya memilih singkong, karena pernah melihat dalam satu tayangan televisi kalau singkong bisa menjadi menu diet pengganti nasi," jelas Koki singkong Parut Goreng, Ali Guntur Sofyan.
Ali yang sebelumnya memang menjual nasi goreng ini menerapkan pengolahan singkong tersebut layaknya memasak nasi goreng. Menu ini tak beda jauh dengan nasi goreng, hanya saja menu nasi diganti dengan singkong.
Singkong dikukus terlebih dahulu kemudian diparut sampai seperti berbentuk lembaran-lembaran berukuran sekitar 2 sentimeter. Singkong dicampur dengan bumbu-bumbu, kecap, sosis, baso, dan telur. Warna agak kecoklatan, kuningnya orak arik telur, sembulan merah sosis berikut taburan bawang goreng, membuat tak sabar untuk mencicipi.
Walaupun ketika mencicipi, bisa jadi, rasanya akan terasa asing di lidah. Nasi goreng dengan rasa singkong, mungkin itu yang langsung tercetus di dalam benak.
Berani mencoba! Silahkan datang ke Pujasera serba lima ribu, Jl Lombok No.9. Semua harga di tempat ini seharga lima ribu, termasuk singkong parut goreng yang bisa jadi akan membuat penasaran.
| |
|